Teh Hitam

teh hitamTeh hitam adalah teh berwarna hitam kecokelat-cokelatan bercita rasa “kaya”, yang dihasilkan lewat proses fermentasi. Adapun teh hijau ialah teh berwarna hijau yang dihasilkan melalui proses pengukusan cepat untuk menghambat terjadinya perubahan warna daun dan terjadinya fermentasi. Diantara jenis empat teh lainnya, teh hitam mengalami oksidasi paling lama. Teh ini dikenal dengan warna merahnya yang bagus, dan rasa manis yang ringan. Beberapa orang mungkin bingung, manakah yang benar, teh hitam atauu teh merah? Keduanya benar. Orang cina menyebutnya teh merah karena cairan teh tersebut berwarna merah, sementara orang barat menyebutnya teh hitam karena daun yang digunakan untuk membuat teh berwarna hitam. Teh hitam sangat deep dan kaya rasa. Teh hitam mengandung paling banyak kafein, namun kadarnya kira-kira masuh kurang dari separuh secangkir kopi. Sekitar 75% dari produksi teh diseluruh dunia adalah teh hitam. Teh hitam di konsumsi oleh 87% premium teh Amerika.

Daun teh hitam dibiarkan teroksidasi secara penuh sekitar 2 minggu hingga 1 bulan teh hitam merupakan jenis teh yang paling umum di Asia Selatan (India, Sri Langka, Bangladesh) dan sebagian besar Negara-negara di Afrika, seperti Kenya, Burundi, Rwanda, Malawi, dan Zimbabwe. Di Afrika Selatan “teh merah” adalah sebutan untuk teh rooibas yang termasuk golongan teh herbal.

Saat Anda memetik daun teh segar, ini mengaktifkan sebuah enzim bernama polyphenol oxidase. Sesuai namanya, enzim ini menyebabkann oksidasi polyphenol pada daunnya dengan cepat. JIka daun teh  dibiarkan selama 90 menit atau lebih, maka sekitar 80 persen polyphenol akan teroksidasi. Hasilnya, teh hitam. Akan tetapi, jika awalnya daun-daun teh direbus, arus panas akan menonaktifkan enzim, dan polyphenol tetap tidak teroksidasi. Hasilnya, teh hijau. Dan hasil yang hampir serupa adalah oolong-daun teh yang sama yang dibiarkan teroksidasi sebagian.

Bagaimana oksidasi mempengaruhi teh yang bermanfaat bagi kesehatan.  Pelawan kanker paling berlimpah dan kuat di dalam teh hijau adalah flavonoid bernama- Anda siap?-epigallocatechin gallate, ata EGCG. Penelitian laboratorium mengindikasikan bahwa EGCG merupakan salah satu antioksidan yang paling manjur yang kita konsumsi. Namun, selama pengoksidasian, teh EGCG dan catechin yang berhubungan diubah menjadi senyawa bernama theaflavin dan thearubigens. Itu berarti antioksidan dan pelawan kanker  terbesar pada teh  hijau tidak terdapat dalam teh hitam sampai tingkat apapun. Namun, ini hal yang menarik. Bukti mulai bermunculan bahwa polyphenol pada teh hitam sama  efektifnya dengan polyphenol pada teh hijau. Teh hitam dibuat dibuat dengan cara memanfaatkan terjadinya oksidasi enzimatis terhadap kandungan katekin teh.  Teh hitam menjadi salah satu alternatif lain untuk Anda yang ingin tetap sehat dengan menggunakan bahan alami. China, India, adalah negara yang lebih memilih mengonsumsi teh jenis ini ketimbang teh hijau. Teh hitam memiliki banyak manfaat untuk tubuh Anda. Orang yang mengonsumsi teh hitam memiliki risiko lebih rendah untuk terkena penyakit jantung. Sebuah institut di Belanda bahkan meneliti tentang manfaat teh hitam untuk kesehatan jantung dan mengurangi kemungkinan stroke, demikian yang dilansir Boldsky.


=====================================

>>> Teh Hitam Biojanna Kualitas No 1, Klik Detail Disini!

=====================================


This entry was posted in Teh Hitam and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>